wueeee...
sudah terlalu lama saya tidak meng-update multiply ini. sekarang saya akan cerita apa yang terjadi dalam hidup saya akhir-akhir ini.
iya, saya sudah tidak bekerja lagi di jakarta. karena beberapa alasan, saya memutuskan untuk kembali ke bandung. ya, ke rumah mama rita.
saya mengecat kamar yang sudah bertahun-tahun tidak pernah diberesi. debunya lumayan menutupi pernak pernik yang ada di dalam kamar.
saya mengubah rak sepatu yang umurnya hampir sama dengan umur rumah yang terletak di jalan tata surya 23, bandung 40286.
sekejap rak sepatu yang berwarna hitam disulap menjadi putih dan diisi dengan buku-buku dan segala macam barang yang saya pindahkan dari jakarta.
hebat! seluruh keluarga saya bingung melihat betapa banyaknya barang saya. dan tidak habis habisnya. bisa dibuang tapi sayang.
sebulan pertama saya benar-benar menganggur. tidur, makan, nonton tv, nonton dvd. menghabiskan banyak sekali serial jepang, korea, dan india tentunya. jika saya merasa bosan, saya akan nonton HBO, supaya kepala saya tidak terpenuhi dengan kata kata seperti AI TA KU TE, CU KU LE, atau kuch kuch hota hai (perbendaharaan kata2 india saya kurang sekali).
selain melakukan kegiatan di atas saya menyempatkan diri untuk mengurusi ijazah, mengikuti test TOEFL, dan mengurusi segala dokumen yang diperlukan untuk mendaftar S2.
sehari sebelum lebaran, teman saya, si M, memberi tahu kalau ada lowongan pekerjaan jadi asisten bule.
akhirnya saya melamar, langsung diwawancara. langsung kerja.
ternyata pekerjaan ini adalah menemani orang-orang dari International Federation Red Cross yang tergabung dalam tim pembangunan shelter di daerah bencana gempa bumi kemarin.
sehari, dua hari, saya diajak jalan jalan.. saya senang jalan-jalan.
hari ketiga, keempat, kelima.. humm.. di kantor ajalah.
yang berarti saya jadi pembantu mereka. hehehe..
terlalu kasar sih ya..
terus terang, saya ga nyaman. semuanya terasa aneh. apa yang saya ketahui ternyata jauh dari kenyataan.. jauh.
pikiran saya tentang orang bule jauh berbeda dan yang lebih parah adalah pikiran saya tentang orang yang bekerja dibidang kemanusiaan.
saya kecewa.
saya sempat berpikir..
saya berteriak tanpa suara
untuk apa mereka di sini.
silakan pergi. kami tidak perlu.
mungkin besok tapi tidak sekarang.
untuk sementara
saya diam.
saya dibayar dengen gaji yang cukup besar.
entah bertahan sampai kapan.
diponegoro 20 - bandung