kalian pernah ga sih memiliki pertanyaan dasar seperti
”mengapa gue ada di sini?”
“mengapa tuhan menciptakan manusia?”
”apa karena tuhan kesepian lalu sedang bermain-main tanah liat dan menciptakan manusia supaya dia punya teman?”
”apa itu dosa?”
”mengapa tuhan yang dipercaya banyak orang bisa marah, bisa senang, humoris, bisa kesal, bisa sedih dan lain sebagainya sampai akhirnya muncul kesimpulan tuhan itu koq sangat manusia ya?”
kalau tuhan memang sebegitu besar dan diagung-agungkan,
”mengapa dia bersifat manusia sekali ya?”
lalu..
”apa bedanya dengan manusia?”
”apa bedanya tuhan dengan korn yang selalu gue puja-puja?”
gue mengikuti setiap album korn yang ada..gue apalin liriknya, gue ikutin semua cerita korn, gue mengidolakan korn. kemudian orang-orang akan bilang.. Tau ga, Li..Tuhan lo tuh koRn
lucu ya.. sebegitu sederhananya hubungan mereka dengan tuhannya.
terus
”apa gunanya tuhan?
kalau ada tsunami dan gempa dan bermacam-macam bencana dan orang-orang ramai pergi ke tempat ibadah dan meminta ampun karena semua hal buruk terjadi adalah hukuman akibat dari dosa-dosa manusia..
”apakah tuhan selalu berhitung X=Y?” Dimana X adalah dosa dan Y adalah bencana
kalau bencana adalah peringatan agar manusia tidak berbuat dosa dan mengingat tuhannya kembali..
“sebegitu kejam dan narsiskah tuhan?”
kalau kamu ke gereja harus memberi perpuluhan agar rejeki kamu terus bertambah, dan kalau kamu ke tempat ibadah ada hitung-hitungan pahala, dan kamu harus terus berbuat baik supaya setelah mati kamu ga akan reinkarnasi jadi kecoa..
”apakah tuhan semacam bank?”
”apakah dia memiliki kalkulator dan work sheet dimana ada kolom debet dan kredit?”
”apakah dia punya lembar microsoft excel terdiri dari kolom perbuatan baik dan buruk para manusia ini?”
”berapa banyak uang yang harus manusia beri supaya masuk surga?”
”berapa banyak pahala yang harus manusia kumpulkan supaya dapat keselamatan?”
”berapa besar perbuatan baik yang harus manusia lakukan supaya sesudah mati bisa reinkarnasi jadi orang yang lebih baik?”
kalau setiap manusia memiliki persepsi berbeda terhadap tuhannya dan menganggap persepsinya paling benar..
"tuhan agamanya apa?"
”berapa banyak tuhan yang ada?”
"tuhan suka kopi atau teh atau bir?" hehe
terus ya..
”apa itu surga dan neraka?”
kalau setiap manusia tidak diminta untuk dilahirkan di bumi ini,
”mengapa hidup harus dijalani dengan berat karena manusia setiap hari mengejar surga?”
”mengapa manusia adanya di bumi saja?”
kalau tuhan menciptakan begitu banyak galaksi dengan beribu-ribu planet di dalamnya, dan hanya di bumi yang ada makhluk hidupnya..
“apakah tuhan sudah lelah bermain tanah liat untuk menciptakan makhluk lain?”
dan terus terus terus terus..pertanyaan ini terus berlanjut...tidak ada akhirnya
lelah ya...
lioni juga lelah..
lioni mau senang-senang ah..
ga mau jadi filsuf yang punya banyak pertanyaan karena ga ada kerjaan..
saking ga ada kerjaannya, mereka ngelamun mulu dan akhirnya muncul pertanyaan-pertanyaaan simple tapi dengan jawaban ngejelimet..
ga heran ampir semua filsuf itu lahir dari keluarga borjuis..ga kerja kerjaannya makan, kenyang dan mikir..
Huh..
Nikmatnya jadi proletar.. hehehe
*ditulis karena sakit perut gara-gara mens gelow..
KENAPA TUHAN MENCIPTAKAN MENS?
APAKAH TUHAN ITU COWO SEHINGGA DIA PENGEN CEWE MENDERITA BEGINI?? hiks..
yahh.. koq keterusan sih li..
diem ah! hahaha

