Saturday, March 14, 2009

tell us about yourself..

pertanyaan pertama yang terlontar ketika wawancara kerja.
jadi inget nanny diaries.
langsung blank.

about myself?


kenapa ya dia ga baca testimonial orang-orang tentang gue di friendster.

tapi setelah diam sejenak akhirnya dijawab.

lioni. saya pernah menganggur dua tahun karena tidak lulus umptn dan menghabiskan waktu dengan belajar mitakmitik plus fisika di rumah bersama bokap. ketika bosan, saya pergi jalan-jalan dengan dita dan nonton acara musik. atau hang out bersama teman-teman alumni smun 8. selain itu ya tentu saja saya jalan-jalan ke jogja, jakarta dan keliling sumatera utara.

saya senang dengan perjalanan karena bertemu dengan banyak orang. cerita itu yang saya suka. saya cinta cerita. saya dengarkan cerita dari supir truk, supir elf, tukang sayur, pelayan warung makan, penunggang kuda di dolok sanggul, tukang ikan, tukang becak di johor baru, penjaga warnet, mahasiswa, opung, tulang, namboru, nangtulang, amangtua, anak sma, anak smp, dosen, professor, penganggur, preman pasar, preman kampung, sampai tukang togel.

saya tulis semuanya di dalam buku harian. ini perjalanan. saya suka perjalanan dan cerita.

lalu saya kuliah di komunikasi padjadjaran karena saya tidak boleh kuliah di filsafat parahyangan dengan alasan tidak bisa mencari uang dengan filsafat.

saya memilih menulis skripsi pki karena alasan sederhana saya ingin tahu kenapa orang orang pki dibunuh? ada apa sih di tahun 1965? sampai ibu saya selalu menyuruh saya menonton film G 30 S/PKI tiap tanggal 30 September.   tahun 1998, film itu berhenti diputar. ada apa? mengapa?

saya dapat B untuk skripsi ini dan saya dicap komunis.

tidak apa.

saya tidak suka amerika. tapi kalau saya harus bekerja di sini bukan berarti saya menjilat ludah sendiri dan menjilat pantat amerika. saya mau berbuat sesuatu. untuk lihat dibelakang semua ini amerika apa bukan tidak akan ada habisnya. dan lagi enak juga makan uang amerika.

saya tidak suka kapitalisme. tapi seperti yang saya baca dari tulisan seorang teman.  dia bilang tidak apa menjadi pasir di dalam mesin kapitalis. lama lama mesin itu akan berkarat.

cukup.





12 comments:

ajeng putri said...

wow.

Dita Anggraeni said...

saya senang dengan perjalanan karena bertemu dengan banyak orang.

hmm...saya setuju. mungkin dua tahun itu kamu belajar banyak, lebih dari saya yang kuliah di institut.

chrysant chrysant said...

jadi lebih baik tamat SMA adalah tidak langsung kuliah tapi bertravelling lah... setuju??

'M ' said...

saya juga suka cerita dan jalan-jalan.

Lioni Beatrix said...

setujuuuuuuuuuu.. bahkan harusnya seumur hidup travelling.. hahaha

s0rra . said...

emang lioni kerja di mana? :)

Lioni Beatrix said...

euheuheuheuheu.. nanti ya klo udah pasti keterima saya kasi tau :D

upiw nishikido said...

AH LIONI berahasia

ric ky said...

trus komentarnya?

Lioni Beatrix said...

komentarnya gini : orang semilitan kamu (halah.. militan apaa siiihhh!) ga diragukan pasti diperlukan untuk kantor ini. hanya saja kamu bisa tidak menekan rasa benci terhadap amerika dan anti kapitalis. artinya di sini kami juga korporat yang ngin masyarakat tahu sisi sisi positif yang telah kami buat untuk indonesia.bukan membuat yang "tidak baik" menjadi "baik". lioni ngerti kan? tetap koq lioni menulis tentang fakta tapi sisi sisi positif.

lioni senyum "ngerti banged!"

niken a said...

lioni pernah jalan2 keliling sumut?
gw pernah pengen nganggur setelah lulus sma, tapi entah kenapa tau2 gw kebawa arus.
kok gw sedih ya baca tulisan ini, li?

Lioni Beatrix said...

iya pernah ken. keliling keliling. seru deh.
sedih ya ken? masa sih? oya? huh?