Tuesday, October 7, 2008

pythagoras, beethoven, socrates dan yesus

ACHTUNG: POSTINGAN INI GA NYAMBUNG.. BLUNDER.. HATI HATI!

hari ini gue ke perpustakaan meminjam buku tentang pythagoras untuk esai yang sedang gue kerjakan..

"fibonacci and pythagoras theorem"
gue mau menulis tentang deret fibonacci yang lahir dari pythagoras dan akhirnya menjadi "golden rules" di komposisi lagu.
makanya gue ambil beethoven (tau deh nyambung apa ngga.. yg penting gue lagi suka Ode an die Freude - simponi nomer sembilan..hahaha)

mentok. bingung. ada yg mau bantu?

pada akhirnya gue malah membaca buku tentang yesus dan kebetulan hari ini juga kami membahas socrates..
lalu muncul pertanyaan:
mengapa kedua orang yang pintar dan bijak ini tidak pernah meninggalkan jejak tulisan?

kita sampai mengenal dua orang inipun karena ada yang menuliskan tentang kehidupan mereka. kalau cerita socrates ditulis oleh xenophanes dan plato sebagai kanoniknya, yesus yang kita tahu ditulis oleh matius, markus, lukas, yohanes..
jadinya kita hanya mengenal sokrates dan yesus yang historis..

lagi bengong di dalam bis 67 menuju blok m.. muncul pertanyaan lagi:
apakah xenophanes, plato, matius, lukas, markus, dan yohanes sama seperti J.K. Rowling atau J.R.R. Tolkien? Cuma ngehayal? 
hehehehe..

dan

tiba-tiba terngiang lagu

Freude, schöner Götterfunken,
Tochter aus Elysium,
wir betreten feuertrunken,
Himmlische, dein Heiligtum!
Deine Zauber binden wieder,
was die Mode streng geteilt:
alle Menschen werden Brüder,
wo dein snafter Flügel weilt.


ouw beethoven.. beethoven..betapa jeniusnya kamu kalau bikin lagu


makanya li.. punya harga diri! (nasehat seorang romo pada diriku.. OUCH!)


ps. sakit hati siah uy gue dinasehatin begitu.. tapi kepikiran teruss..


7 comments:

Grace Samboh said...

ha. sejarah memang harus selalu 'diragukan'. bahasa bagusnya sih dikritisi, tapi kurang jujur ah. jadi saya lebih suka bilang diragukan ;)

Grace Samboh said...

ha. sejarah memang harus selalu 'diragukan'. bahasa bagusnya sih dikritisi, tapi kurang jujur ah. jadi saya lebih suka bilang diragukan ;)

ric ky said...

loh, elo kan pelacur?!?!?!

Lioni Beatrix said...

iya yaahh makanya saya tersinggung.. saya kan punya harga diri.. 500 ribu sekali service and with no hands! hahahaha..

Lioni Beatrix said...

iya..setuju koq yg ini mah..

cilla bubbles said...

kyanya tau tuh romonya...pasti ganteng..hehe

Lioni Beatrix said...

ah ya sudahlah cil..