Monday, May 5, 2008

Saya berusaha mengagumi Gandhi

Setelah menonton film Gandhi, gue baru sadar Gandhi besar karena media massa. Media massa mengeksploitasi besar-besaran tentang Gandhi.

Lalu gue mikir apa yang terjadi kalo media sama sekali tidak ada? Apakah Gandhi tetap hidup?

Gue pikir ga akan..

Lalu gue mikir lagi apakah Gandhi memberikan perubahan yang signifikan terhadap India?

Ternyata dipikir-pikir dia ga mengubah apa apa.

Ketika terjadi konflik antar kelompok atau agama, dia langsung mogok makan (fasting). Salah ga sih klo gue melihat dia kayak anak manja?

Terus karena orang udah kepengaruh terhadap image Gandhi yang besar, noble, terkenal di dunia sebagai father of the nation, semua orang langsung berenti berkelahi.

          Setelah Gandhi ga ada, apa yang terjadi?

Tetap saja di India terjadi riots baik itu antar agama, antar kasta dan lain-lain.

         Buktinya dia tidak berhasil mempertahankan India secara keseluruhan. India terpisah menjadi 2 negara : India dan Pakistan. Dia ga bisa apa-apa waktu Nehru memutuskan untuk memisahkan India dan Pakistan karena India tidak bisa dipimpin oleh dua presiden, Nehru dan  Jinnah. Gandhi ingin yang menjadi presiden India itu Jinnah, perwakilan dari partai Islam. Nehru dan pihak Congress takut hal ini akan menyebabkan kaum Hindu Fundamentalis mengamuk. Nehru juga ingin membawa India menjadi negara sekuler.

         Dia kecewa saat itu. Benar-benar kecewa. Dia seperti anak kecil yang kecewa tidak bisa mendapatkan mainan yang tepat.

         Dengan pembuatan garam dan pakaian produksi sendiri apakah lantas membuat India maju secara ekonomi? Ga juga.. tetap saja setelah itu mereka mengimport banyak baju dari luar.

Pendekatan Gandhi terhadap rakyat miskin di India memang bagus. Dia memutuskan untuk menggunakan doti dan melepaskan jasnya adalah tanda Gandhi menurunkan kastanya yang Vaisya menjadi kasta paria. Agar kasta tinggi sadar bahwa manusia itu sederajat. Winston Churchill sampai berkata : Half Naked Fakir!

        Tapi apa lantas Gandhi membuat transformasi terhadap India?   

         Waaah, boro-boro.

        Pendekatan dia untuk memecahkan masalah diskriminasi dan kekerasan terhadap harijan (sebutan dia untuk kasta rendah) tetap menggunakan kultur dan agama di India gue anggap kurang strategis karena dia seperti hanya menggunting rumput tanpa mencabut akarnya, yaitu MASALAH PENGHAPUSAN KASTA!!!

         Entah apa yang membuat dia agak hati-hati mengambil langkah untuk mengatakan bahwa kasta harus dihapuskan?

Dan lucunya orang-orang di sini berkata bahwa Gandhi masih melihat sisi positif dari kasta (HAHAHAHAHAH… gue tau kalau Gandhi tidak sebodoh itu). Gue masih tetap bertanya apa yang membuat dia tetap bermain di dunia kasta?

         Tapi rakyat India setidaknya berterima kasih padanya karena dia membuat India lepas dari penjajahan Inggris dan tentu saja India terkenal karena Gandhi-nya.

Masih berpikir Gandhi hebat?

Iya hebat.. Cuma klo dia masih hidup saat ini, dia pasti kecewa berat dengan banyaknya korban pembunuhan, pembakaran, dan pemerkosaan yang terjadi 6 tahun lalu di Gujarat, tempat kelahirannya. India benar-benar lupa dengan ayahnya sendiri..

10 comments:

tarlen handayani said...

kasta di India dari jamannya sidartha gautama sampe arundathi roy ga beres-beres ya... selama itu masih ada di india ya.. siapapun orangnya .. mau gandi atau siapa pun.. pasti perjuangannya cuma hanya berlaku untuk saat itu aja.. dan ga mengubah banyak hal..

Lioni Beatrix said...

ada sih len. namanya BR AMBEDKAR. dia memperjuangkan kasta rendah untuk bisa mendapat pendidikan dan bisa minum dari gelas. itu teh perubahan besar. 60 tahun lalu sejak dia membuat konstitusi untuk hak kasta rendah udah transform itu. masih ada diskriminasi di pelosok2 India tapi setidaknya pernah ada presiden India dari kasta paling rendah walaupun belum pernah ada perdana menteri india dari kasta lain selain dari kasta brahmana :)

Lioni Beatrix said...

Sampai skg orang2 kasta rendah tidak suka Gandhi. Mereka menganggap BR Ambedkar adalah pahlawan mereka. Gara-gara dia skg kasta rendah bisa mendapat hak yang sama dengan kasta tinggi. Satu yang belum sempat dia capai : pemilu terpisah.

upiw nishikido said...

li..
where r u?
dah kmbali ke tanah air kan?
gosip yuuuuuuuuuuuuuu~

Dita Anggraeni said...

Lioni, kasta di India sama kasta di Bali sama ga sih? Maksudnya, efeknya di masyarakat sama ga?

Lioni Beatrix said...

masih di india kupiw. tgl 15 aku pulang.
gosip? yu ya yu donk ah

Lioni Beatrix said...

efeknya agak2 sama sih dit. waktu gue ke bali kemaren sempet ngobrol ama dipa. mahasiswa2 unud ada beberapa yg ga mau makan bareng dari piring yang sama dengan kasta lain. tapi gue masih bertanya2 adakah kasta kelima di bali?

upiw nishikido said...

he?
euleuh...........

niken a said...

emang tadinya mereka minumnya pake apa gitu, li?

Lioni Beatrix said...

pake tangan.. klo ga kasta tinggi pake gelas lalu menumpahkan air ke mulut kasta rendah yang jongkok.. kayak minum dari keran gitu ken..