Setahu gue hidup dengan sistem kasta itu bodoh. Setelah mendapatkan pelajaran tentang sistem kasta di
Sebagaimana kalian tahu bahwa di Hindu ada sistem kasta yang membagi manusia ke dalam empat kelas :
- Brahmana --> kepala. Yang berarti pengetahuan dating dari sini, kelas pendeta
- Kstaria --> bahu dan tangan. Yang berarti pejuang, kesatria, ruling class
- Waisa --> paha, kelas pedagang
- Sudra --> kaki, kelas pekerja.
Di luar empat kelas ini ternyata masih ada kelas yang tersembunyi. Kelas ini terletak di bawah kaki. Disebut The Untouchables Class atau dengan kata lain Dalit. Dalit dalam bahasa
Aturan-aturan ini ternyata ada di dalam Bhagavad Gita dan sebagai pewahyunya yaitu “nabi” bernama Manu mengeluarkan aturan tersebut. The Laws Of Manu yang mengatur bagaimana hubungan antara empat kasta.
Dalit dipercaya sebagai Indigenous People of India. Mereka yang pertama kali tinggal di sini. Tetapi ketika bangsa Arya datang menginvasi
Dalit People adalah sekelompok orang yang memelihara ternak, membersihkan selokan, dan mengelola tanah. Dia bukan Sudra karena banyak Dalit yang tidak mau mengakui dirinya sebagai Hindu. Maka dari itu banyak sekali orang Kristen, Islam, dan Buddha merupakan bagian dari Dalit karena jika mereka Hindu mereka akan menjadi kelas terbawaaaaaaaaaaaaahhhhhh.
Sebegitu rendahnya, Dalit boleh memakan bangkai sapi dan kaum Brahmana akan sangat benci dengan hal ini. Tapi karena kaum Dalit kekurangan makanan mereka tidak punya pilihan lain. Mending makan bangkai sapi daripada ikut-ikutan jadi bangkai karena lapar.
Dalit tidak boleh sekolah. Tidak boleh membaca kita suci. Jika mereka membaca kitab suci atau bahkan mendengar seseorang membaca kitab suci, lidah atau telinga mereka harus dipotong!
Masalah ini memang sudah menjadi isu penting puluhan tahun lamanya. Bahkan oleh Gandhi pun. Tapi yang baru gue tau adalah Gandhi tidak memperjuangkan agar sistem kasta ini dihilangkan. Tetapi setiap orang hendaknya menganggap sesamanya secara egaliter.
Berbeda dengan Dr. BR Ambedkar. Dia seorang Dalit yang dengan perjuangan dari nol menjadi Doktor dari Columbia University dan menjadi Ministry of Law di India.
Tapi apakah ini berarti kaum Dalit mengalami perubahan?
Sama sekali tidak…
Hanya 3% kaum Brahmana di India tetapi mereka tetap yang memiliki peran penting dalam semua bidang.
Ambedkar ingin menghilangkan sistem kasta dan kata-katanya masih menjadi semangat kaum dalit yaitu

15 comments:
wakakaka, gw ngakak baca ini..
orang Paria.
hihihi.. tata bahasa gue emang ngaco.. tapi lo ngerti maksud gue kan mak?
kakakak.. ngerti kok le, dan gw suka gaya lo menyatakan pendapat lo.. hehe
ah baguslah kalo begituuwwww
jadi dravida = dalit?
semua dalit teh dravida tapi ga semua dravida itu dalit :D
ke india sok biar lebih jelas :P
kejam sekali memang....
oiya ternyata sebelum dravida ada di india, ada yang disebut adivasi people yang artinya orang-orang yang sudah ada di india sebelum dravida. mereka juga mendapatkan perlakuan tidak adil seperti dalit people. dan gue akan bertemu dengan orang-orang ini minggu depan! jadi ikuti kisah selanjutnya! uhuy!!
Hmm, untunglah diantara temen2, gw masih termasuk waisya atau ksatria untuk urusan poyok-poyokan.
dasar!
kalo kaum paria gimana li? apakah mereka sama dengan dalit?
iya.. paria teh dalit.. dalit itu nama yang diberikan oleh Dr. BR Ambedkar. orang2 tertindas di sini disebut dalit..
kl baca Republik-nya Plato jg ada Kasta oni.....
i know :)
Post a Comment