Seorang Tukang Rambutan Pada Istrinya
"Tadi siang ada yang mati,
Dan yang mengantar banyak sekali
Ya. Mahasiswa-mahasiswa itu. Anak-anak sekolah
Yang dulu berteriak : dua ratus, dua ratus!
Sampai bensin juga turun harganya
Sampai kita bisa naik bis pasar yang murah pula
Mereka kehausan dalam panas bukan main
Terbakar muka di atas truk terbuka
Saya lemparkan sepuluh ikat rambutan kita, bu
Biarlah sepuluh ikat juga
Memang sudah rezeki mereka
Mereka berteriak-teriak kegirangan dan berebutan
Seperti anak-anak kecil
"Hidup tukang rambutan! Hidup tukang rambutan!"
Dan menyoraki saya. Betul bu, menyoraki saya
Dan ada yang turun dari truk, bu
Mengejar dan menyalami saya
"Hidup pak rambutan!" sorak mereka
Saya dipanggul dan diarak-arak sebenar
"Hidup pak rambutan!" sorak mereka
"Terima kasih, pak, terima kasih!
Bapak setuju kami, bukan?"
Saya mengangguk-angguk. Tak bisa bicara
"Doakan perjuangan kami, pak,"
Mereka naik truk kembali
Masih meneriakkan terima kasih mereka
"Hidup pak rambutan! Hidup rakyat!"
Saya tersedu, bu. Saya tersedu
Belum pernah seumur hidup
Orang berterima-kasih begitu jujurnya
Pada orang kecil seperti kita.
*puisi ini pernah dibaca oleh lioni di depan kelas waktu SMA dulu. dan gue berkaca-kaca setelah membacanya. aneh ya, padahal gue kurang suka karya taufiq ismail tapi untuk yang ini dan beberapa puisinya terutama di buku Tirani dan Benteng ada pengecualian deh :)
10 comments:
hwaaa puisi ini selalu ada ya di buku pelajaran bahasa indonesia dari esde sampe sma. hueehu
betullllllllllll.. makanya saya suka, lik! hahahahha
tapi teu aya di esde mah waktu jaman sayah.. eh kita beda jauh yaa? hahahha
mmh... kayak pernah baca. Puisi siapa ini? :)
tapi yang paling manteb adalah puisi bikinan temen saya pas SMA kelas 3. Dibacakannya di depan kelas dan semua orang bertepuk tangan setelah dia selesai.
"Saya ingin membela kebenaran
karena itu
cita cita saya adalah menjadi Batman..."
Kalo gw paling suka puisi Antara Karawang Bekasi...mirip-mirip karya Chairil Anwar gitu deh...tapi lupa sapa yang nulis..yang jelas penulisnya baru meninggal tahun lalu..ato malah jangan-jangan judulnya pun bukan Antara Karawang Bekasi...?? Sumpah lupa gw...
Pokoknya puisinya itu tentang kerangka-kerangka para pejuang muda yang gugur berserakan...horor gitu deh, nuansa gothic-nya dapet banged...
(Anjing)
Hehehehhe....gua inget sama puisi ini..gua kliping loooohhhhh...
taufiq ismail...
iya.. emang tu puisi ngeriii.. cuma gue lupa isinya juga.. ntar gue cari di perpus dehhh
huh? punya kliping puisi2? mau atuh ih
Gw selalu suka karya Taufiq Ismail. Yg sering dijadikan lirik lagu oleh Bimbo. Gw curiga lagu Bimbo favorit kita pun karangannya.
"Ada... sajadah.. panjang... sebelah..."
emberrrrr...... jolanggg......
Post a Comment