Monday, June 4, 2007

try to ignore the light


Sore ini seorang teman bilang begini “ya lo donk yang cari tau! Kan lo wartawan?”
HUAHUAHUAHUAHA
Lioni ga sadar kalau orang-orang udah melabelkan lioni sebagai wartawan..
Ya tau sih.. seperti bos lioni kalau ngenalin lioni ke direktur ini atau direktur itu pasti ngomong gini
“Ini Lioni, wartawan kami!”
Kadang perkataan itu hanya lewat di telinga lioni dan ga pernah dicerna..
Baru kali ini ketika seekor cunguk mengatakan demikian pada diriku, lioni baru sadar..
“Wartawan? Siapa yang wartawan?”
Sebelum masuk kerja dan sebelum mengenal ibukota ini, lioni pernah ngobrol ama temen kuliah, pepeng namanya..
“Kebayang ga sih lo kalau kita jadi wartawan?”
Anjissss… mualessssssss.. bikin mulesss! Itu pendapat kami berdua.
Yang terbayang di kepala adalah deadline!
Ketika masa orientasi di kuliah dulu ada sebuah quote yang sangat akrab dengan anak-anak jurnal yaitu “tuhanmu adalah deadline!”
TSAAHH! seyemmm..
Sepintas perkataan itu benar. Kalau jadi wartawan mau tidak mau tunduk dengan deadline. Apapun akan dilakukan untuk menyelesaikan tulisan sebelum atau pas deadline.
Tapi selepas deadline yang ada perasaan lega dan menunggu deadline berikutnya..
Itukah Tuhan?
Kayaknya Tuhan tidak sejahat deadline ya.. hihihihi
Kembali ke masalah wartawan..
Menurut pepeng, menjadi wartawan berarti memiliki tanggung jawab yang besar. Berani mempertanggung jawabkan tulisan, berani mengambil resiko atas tulisannya, harus pintar mengambil sudut pandang dari sebuah peristiwa sehingga menjadikan sebuah tulisan itu menarik, dan lain sebagainya.
Sangat-sangat berat..
Kalau sudah begitu malasnya menjadi wartawan..
Lalu mengapa banyak sekali yang ingin menjadi wartawan?
Kami berdua tertawa ngakak… “mau-maunya ya mereka jadi wartawan..males ga sih lo!”
Tapi ketika ditawari pekerjaan di Jakarta oleh seorang teman, lioni malah menerimanya. Pekerjaannya yaaaa sebagai wartawan.
Sampai saat ini, lioni tidak pernah mengatakan kalau lioni ini wartawan.
Jadi lioni itu apa?
Lioni itu makhluk yang sangat besar dan suka banyak tanya..
Lioni itu seorang perempuan cantik dan narsis yang sering merasa penasaran akan suatu hal..
Tapi lioni itu pemalas..
Lioni malas untuk cari tahu lebih jauh tentang sesuatu hal yang tidak begitu menarik bagi dirinya..
Lioni itu malas untuk bersikap kritis..
Lioni itu malas untuk mencari berita..
Tapi kadang..
Lioni bisa melihat sesuatu hal dari berbagai sisi
Lioni bisa memaklumi mengapa ada orang yang begini dan begitu
Lioni bisa menikmati bumi dan isinya dengan tersenyum
Memang kadang cemberut dan kesal tapi lepas dari semua itu lioni senang menjadi diri lioni..
Lioni itu lioni..bukan wartawan dan bukan apapun..

1 comment:

Anonymous said...

Li, menurut gw you re brilliant :P

-Sara-